Tuesday, February 11, 2014

CARA MUDAH MENGHAFAL AL-QUR’AN
Beberapa cara menghafal al-qur’an adalah sebagai berikut:
1)      Dengan cara membaca
2)      Dengan cara menulis
3)      Dengan cara mendengar bacaan qurra’
Hal tersulit adalah menentukan kualitas dan kuantitas ayat yang kita hafal setiap hari. Siapa saja yang ingin menghafal al –qur’an harus berhati ikhlas dan penuh kesabaran. Selain itu, dia harus optimis bahwa dia pasti bisa menghafal seluruh ayat dalam alqur’an ini. Allah  berfirman,
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (QS Al-Qamar 17)

Rasulullah bersabda, yang artinya “iri hati itu tidak benar kecuali pada dua hal berikut: (pertama) pada orang yang diberi al-Qur’an oleh Allah kemudian dia membacanya sepanjang siang dan malam, (kedua) pada orang yang diberi harta oleh Allah kemudian dia menginffakkannya siang dan malam.”
Tiga cara menghafal al-Qur’an: membaca –Menulis-mendengar
Cara bagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini tergantung pada kesempatan dan kecakapan masing-masing penghafal. Hal itu bisa dilakukan dengan beberapa hal berikut
Pertama, menghafal sesuai kemampuan setiap hari kemudian mengulanginya pada hari yang sama.
Kedua, menghafal sedikit, dan mengulangnya sedikit, serta menentukan waktu masing-masing.
Ketiga, membaca ayat yang akan dihafal dengan tajwid dan secara tartil di depan guru. Hal ini akan mempermudah seorang penghafal mendapatkan hafalan yang benar.
Keempat, menela’ah tafsir ayat yang akan dihafal. Hai ini akan memperkuat hafalan seseorang karena mengetahui makna ayat yang dihafalnya.
Kesulitan dalam menghafal dan mengulang hanya akan anda rasakan pada bulan pertama. Setelah itu, akan merasa terbiasa dan dengan mudah bisa menghafal sesuai keinginan anda, tentunya dengan izin Allah, Allah-lah yang menentukan segala sesuatu.
Tabel cara menghafal al-Qur’an
Jumlah hafalan setiap hari
Waktu yang dibutuhkan untuk hafal seluruh ayat al-Qur’an
tahun
Bulan
Hari
1 ayat
17
7
9
2 ayat
8
9
18
3 ayat
5
10
13
4 ayat
4
4
24
5 ayat
3
6
7
6 ayat
2
11
4
7 ayat
2
6
3
8 ayat
2
2
12
9 ayat
1
11
12
10 ayat
1
9
3
11 ayat
1
7
6
12 ayat
1
5
15
13 ayat
1
4
6
14 ayat
1
3
-
15 ayat
1
2
1
16 ayat
1
1
6
17 ayat
1
-
10
18 ayat
-
11
19
19 ayat
-
11
1
½ halaman
3
4
24
1 halaman
1
8
12
2 halaman
-
10
6





Pada setiap huruf dari al-Qur’an yang kita baca terdapat satu kebaikan. Satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan.  Pada kebaikan dilipatgandakan    menjadi sepuluh kebaikan. Pada  
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  terdapat 19 kebaikan dan dilipatgandakan menjadi 190 kebaikan. Berapa banyak kebaikan yang akan didapat orang yang mengulang –ulang bacaan dan menghafalkan al-Qur’an ?! sungguh, ini merupakan kesempatan emas untuk  mengisi umur kita.

Rasulullah bersabda, “(di akhirat nanti) ada yang berkata kepada pembaca al-Qur’an, baca dan naiklah (ke syurga)  dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya secara tartil di dunia karena derajatmu (di syurga) berada tepat saat ayat terakhir yang engkau baca.”

Saturday, December 8, 2012

MENIKAH ITU KEAJAIBAN


Menikahlah maka engkau akan menjadi kaya. Sepertinya logika ini sulit untuk diterima akal. Bahkan, Rasulullah saw sendiri telah bersabda dalam hadisnya, “menikahlah maka kau akan menjadi kaya.” Mungkin secara logika hadist tersebut akan sulit dibuktikan, mengingat menikah adalah menambah kembali anggota baru dalam kehidupan kita. Otomatis pula, beban yang ditanggung menjadi bertambah.
Namun jika dipahami maknanya dengan benar, kita bisa berfikir positif tentang hadist rasulullah saw tersebut. Sebab menikah sendiri ternyata sebagai salah satu pembuka rezeki dan penyambung silaturahmi dengan orang lain. Bahkan mungkin juga orang-orang yang baru kita kenal.
Bila silaturahmi sudah terjalin, maka akan mudah memperluas networking secara sederhana, bila menikah dengan pasangan, maka tidak saja menikah dengan pribadi pasangan, tapi juga keluarganya. Jaringanpun makan luas sebab tak hanya juga mengenal keluarga pasangan, tapi juga saudara, kerabat bahkan teman-teman mereka.
Kehadiran mereka juga berpotensi memberikan peluang untuk memperluas jaringan dan mengembangkan bisnis, baik secara  langsung ataupun tidak langsung. Bagaimanapun jalinan silaturahmi yang muncul akan membuat anda mudah berkomunikasi berbagi ide hingga mengembangkan kreatifitas.
Menikah memang tepat adanya. Sebab, suna rasul yang satu ini tidak bisa dianggap main-main. Sebab untuk melangkah ke pelaminan, seseorang tidak bisa seenaknya mengucapkan ijab kabul kemudian selesai.
Kehadiran orang lain (pasangan) dalam kehidupan pribadi kita, membuat seseorang menyadari bahwa mereka tidak hidup sendiri. Dan keberadaan pasangan hidup harus dihormati. Bila sudah tahu hebatnya pernikahan, cukup matang usia dan  pemikiran, serta jodoh sudah di depan mata, maka tak perlu untuk menunggu lama. Menikahlah agar bisa mendapatkan keajaiban dari sunah Rasul ini.

sumber: modis, tabloid islam

Friday, November 30, 2012

MUHASABAH ADALAH PEMULAI

Rencana dapat tinggal rencana jika hanya berjalan secara naluriyah saja tanpa mekanisme kontrol yang tepat.  muhasabah (evaluasi) adalah sebuah tuntutan dalam ajaran islam. Alqur'an menjelaskan: "hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).." QS Al hasyr (59): 18).

Saturday, September 15, 2012

BERSYUKURLAH

Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. (QS. Lukman (31):20)
"kemudian sesudah itu kami maafkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur." (QS. Al-baqarah (2): 52)

setelah melewati semester demi semester, ku sempat tergiur akan suatu bussiness, yang jelas tujuan hidupku melenceng dari apa yang ku rencanakan. itu semua karna lingkungan pergaulanku selalu beda stir,,,, pada awal memasuki perguruan tinggi, niat untuk menjadi guru dan peneliti itu masih menggebu dan membekas di otak. semakin hari, q semakin dewasa , terstimulus dengan adanya pekerjaan, karir... ya aku gabung dengan namanya bimbel, guru kontrak dll, sudah ku jalani hampir 2 tahun..... mungkin karena kurang puasnya aku,, menjadi bosan dan tak ingin berprofesi seperti ini.... sehingga aku tertarik akan berdagang, bussiness dll.
aku punya rencana untuk pindah jalur, dari pendidikan ke murni atau dari pendidikan ke management,,, hmmm, kalau dipikir2, seandainya ke murni, sepertinya ilmuku kurang cukup untuk mengikuti perkuliahan itu. seandainya management, hmmmmm,,, rasanya rugi , ilmu sainsku tidak berkembang.....lama-semakin lama aku menjadi galau......

dalam kegalauanku aku memperbanyak membaca buku,, yah aku temukan buku yang pas dan dpat membangkitkan semangatku untuk kembali pada tujuan awal.... buku karangan Amir Tengku Ramly ini mampu menyadarkan dan menginspirasiku untuk berprofesi menjadi seorang guru......
bila ku renungi, ternyata selama ini fulus yang membuatku kurang bersyukur, bukan karena panggilan hati aku mengajar karna lebih pada keuntungan keduniaan.... wah wah,, termikasih Allah, Engkau telah meyadarkanku...... dalam buku ini banyak membahas tentang indahnya menjadi guru, guru yang timbul karena panggilan hati yang paling dalam, kaya akan ilmu yang bermaanfaat dan ikhlas mendidik peserta didik demi kemaslahatan orang banyak. demi agama kita tercinta, demi tegaknya ilmu dll

setelah itu aku beristighfar....................., adalah bencana besar, manakala kita tidak yakin dengan masa depan sebagai seorang guru, jika kita terjebak pada pola pikir demikian, segeralah istighfar tinggalkan dan penuhilah dada dengan harapan keyakinan dan rasa syukur yang berlimpah-limpah. sebab dengan itulah, kita akan berubah hidup bahagia, hati akan tenteram, kita menuju sukses dan memperoleh kekayaan yang hakiki
ingatlah dan katakan pada diri sendiri bahwa profesiku sebagai guru adalah amanah ALlah, sebaik-baik amanah adalah datangnya dari ALlah. aku yakin sepenuh hatiku, ini adalah takdirku, akan kujalani dengan sepenuh hati, hingga Allah akan menolongku kelak di akhirat".
ini adalah prinsip dan paradigma yg akan membuat hidup lebih bermakna. bahkan setiap saat akan terpanggil untuk terus memperbaiki diri, pengajaran, profesi, serta mensucikan setiap amalan yang anda lakukan...........

bersyukurlah dan bersyukurlah,, niscaya ALlah akan menambah nikmatmu.......

bersyukurlah! karena di dalamnya terdapat banyak kebaikan bagi kesuksesan hidup manusia

yuk kita pahami dulu apa hakikat syukur:
menurut amir tengku ramly, syukur itu merupakan maqam yang tertinggi dari segala maqam. bersyukur adalah maksud bukan alat. menurut Thowil akhyar hakikat syukur dalah pengakuan terhadap nikmat yang telah diberikan kepadanya yang dibuktikan dengan ketundukannya.
landasan utama syukur adalah pengetahuan, sikap istiqamah dan permuatan makruf.
realisasi syukur dapat dibagi dalam beberapa bentuk

  1. syukur dengan lisan: pengakuan dengan lidah kita akan nikmat Allah swt
  2. syukur dengan anggota tubuh: pengakuan nikmat Allah swt dengan menjalankan semua kewajiban dan fungsi kekhalifahannya.
  3. syukur dengan hati: pengakuan dengan membesarkan dan mencintai yang memberi nikmat
bersyukurlah, karena di dalamnya terdapat banyak kebaikan bagi kesuksesan hidup manusia




Friday, September 14, 2012

INDAHNYA DI KALA SAKIT

setiap orang pasti akan merasakan apa itu sakit. ada sehat pasti ada sakit begitupun sebaliknya..... kita akan merasakan betapa indahnya sehat ketika kita sakit. aku adalah salah satu orang yang jarang sakit. hmmm tapi aku berkata pada diriku sendiri, inilah nikmat Allah yang harus aku syukuri, tapi suatu saat pasti akan tiba saatnya aku sakit. ya akhirnya tiba saatnya roda berputar dan keadaan itu yang kualami saat ini.

selama masa kuliahku, hampir aku tidak pernah merasai apa itu penyakit kecuali pilek, sampai temanku menanyaiku apa rahasianya agar tidak mudah sakit?? ya aku ceritakan saja apa yang kulakukan selama ini, diantaranya adalah
1. sering berpuasa
2. qiyamullail
3. tidur di lantai
4. olahraga
dll
sering kulakukan yang namanya puasa, setelah ku cari referensi banyak ternyata ada faedah puasa yang membuat badan kita jadi sehat.... pertama ada hadist nabi
sepertiga perut, karena sepertiga lainnya adalah untuk minuman dan sepertiga terakhir untuk udara (nafas).
yah begitulah, rahasia kesehatan kita bisa terletak apa yang kita makan....  bisa dilanjutkan dengan apa  itu rahasia puasa http://pondokibu.com/rahasia-ilmiah-manfaat-puasa-bagi-kesehatan.html , silahkan klik untuk mengetahui lebih lanjut rahasia puasa bagi kesehatan kita.
saya tidak akan membahas terlalu panjang lebar mengenai apa itu puasa qiyamullail dll,,,,
yang ing saya ceritakan disini adalah betapa indahnya sakit itu.
tidak mungkinlah setiap manusia akan selalu sehat...... bila datang sehat, maka bersyukurlah dan lakukan aktifitas yang bermanfaat, jadi ingat lagunya raihan.... " ingat 5 perkara sebelum 5 perkara" salah satunya sehat sebelum sakit.....
menurutku sakit adalah suatu cobaan maupun suatu nikmat. tiap orang akan memandangnya dari sisi pandangan yang berbeda. orang yang beriman  pasti akan memaknai sakit sebagai berkah dan kenikmatan, kenapa??

Allah SWT tidak memberikan untuk hambaNya sesuatu di dunia ini tanpa ada hikmah yang menyertainya, baik itu musibah ataupun kesenangan. Sakit adalah suatu yang amat menyiksa bagi penderitanya, tetapi karena sakit itu ada banyak hal yang bisa menjadi pelajaran untuk melakukan hidup yang lebih baik lagi.
Rasulullah SAW, bersabda :

"Tiada seorang mukmin yang mengalami kesusahan terus-menerus, kepayahan, penyakit dan juga kesedihan, bahkan sampai kepada kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan hal itu dosa-dosanya." (HR. Muslim 4/1993)

"Tiadalah seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari sekedar itu, melainkan ditetapkan baginya karena hal itu satu derajat dan menghapus pula satu kesalahan karena hal itu." (HR. Muslim 4/1991)

sakit kenikmatan melebur dosa,,,  dengan sakit , aku bisa mengevaluasi tentang apa yang kulakukan selama ini, mungkin karena cara hidup yang kurang bersih, pernah menyakiti orang lain, sombong, dll....  dengan cara inilah Allah menyayangi kita.... dia menunjukkan kemahabesarannya agar kita bisa mengambil hikmah dari segala sesuatu yang menimpa kita.
Begitu besar kasih sayang Allah SWT kepada hambanya, sehingga dibalik sakitpun ada hikmah yang begitu agung seperti yang tercantum dalam dua hadis di atas. Selain itu hikmah sakit tidak hanya di berikan kepada penderitanya, tetapi juga kepada orang yang mengashi orang yang sedang sakit.

Rasulullah SAW, bersabda :

"Tiada seorang muslim pun membesuk orang muslim yang sedang sakit pada pagi hari kecuali ada 70.000 malaikat bershalawat kepadanya hingga sore hari, dan apabila ia menjenguk pada sore harinya mereka akan shalawat kepadanya hingga pagi hari, dan akan diberikan kepadanya sebuah taman di surga" (HR. Tirmidzi, No. 969)

Untuk itu, mari kita semua selalu bersyukur ketika sakit datang menghampiri, walupun rasa sakit atas penyakit yang kita derita itu pasti ada. Dan bagi orang yang masih diberi kesehatan oleh Allah SWT, agar lebih menjaga amanat kesehatan itu dan saling mengasihi orang-orang yang sedang sakit. 
jika sakit menimpamu, bersabarlah dan nikmatilah, ini adalah kesempatan tuk mendekatkan diri kepada Allah, muhasabah dan meminimalisir kegiatan yang kurang baik. wallahu a’lam.

sumber:

Tuesday, September 6, 2011

Neutron Stars, The Extremes of Attention Tweet
Of the many stars in the sky, there is one star who attracted the attention of scientists until now. Neutron star, so namnya, attracting the attention of scientists because the condition is very extreme.
Imagine. The star that has a diameter of only about 25 km has a mass about 1.4 solar masses, equivalent to half a million times the mass of the earth. Thus the gravitational field at the surface of these stars range from 200 billion times stronger than Earth's gravitational field at the surface.
The gravitational field of this magnitude would be able to crush objects that exist on the surface and the atoms making up the object. As an illustration, a person who falls into the surface of neutron stars will hit the surface with a speed of 150,000 km per second, or energy generated by the collision is equivalent to 100 megatons of nuclear explosions. Not stop there. A neutron star magnetic field can have up to 100 gigatesla. The magnetic field of that size could destroy all the information in all existing credit card over the surface of the earth, if the neutron star is placed in lunar orbit. For comparison, Earth's magnetic field strength only about 60 mikrotesla.
The process of star formation Neutrons
neutron stars originated from ordinary stars that have run out of nuclear fuel. The stars are visible at night have equilibrium between gravity trying to wrinkling and styles of star due to nuclear explosions are trying to break the stellar matter.
When the fuel runs out, the force of gravity began to work and pass a series of nuclear fission and fusion reactions followed by the supernova, a tremendous explosion that emits bright light to beat all the light in galaxies where stars live.
The light comes from the energy release due to a drastic decrease in mass of the star (hukun conservation of energy, E = mc2). Believed that neutron stars originating from the star 15 to 30 times the size of the sun (however, this figure is constantly changing with the increasing accuracy of supernova simulation). Heavier stars will become black holes (black hole) while the lighter star will end up as white dwarfs (white dwarf) if they experienced a similar process. In addition, the law of conservation of momentum would drastically increase the star's rotation, an explanation of why the neutron star can rotate up to 600 revolutions per second.
From the information is known that the binding energy of nuclear fusion reactions that occur will be stopped if the material has become iron star. Thus there is accumulation of iron until the mass of the neutron star to 1.4 solar masses. Having reached this phase of the electron degeneracy style that has been able to resist the contraction forces of gravity begin to give up. Very strong gravity of pressure will trigger the URCA process, namely the process of combining protons and electrons into neutrons and neutrinos. Because neutrinos are very subtle, it is believed he interacts very little with the material and the star, after helping the process of supernovae, neutrinos will go. Tinggalah neutrons which in turn form a neutron star.
Structure Nuetron Stars
The force of gravity on the surface of neutron stars is very large, 200 billion times stronger than Earth's gravity. Together with the magnetic field of 100 gigatesla arising from neutron star rotation, this force could destroy the entire structure of the atom at the surface. Thus, only the neutron star surface is dominated by the nucleus (nuclei) of iron. If we get a little inside, we will find a great deal of pressure, so its density can reach 1 ton / cc. Nuclei heavier inhabit this area. In deeper water density to 400,000 tonnes / cc, a state which allows neutrons to move freely flowing out of the nucleus.
Deeper, we will discover what the researchers as a sequence of "paste-antipasta". This row starts on the density of about 1 million tons / cc, a place where the nucleons join like "meat-meatballs". More into the longer we'll see a form of "lasagna-antilasagna", "spaghetti-antispageti", as well as the so-called "Swiss cheese". In place of a density exceeding 280 million tons / cc may appear exotic particles such as condensate-pawn, hiperon-lambda, Isobars delta, as well as quark-gluon plasma. Despite these theoretical estimates are staggering, direct observations of neutron stars have not been fully able to provide support.
Research Guide
Relatively not too difficult to calculate the pressure, tightly-mass and radius of neutron stars, provided that the mass-meeting in central neutron star and neutron star equation of state of matter is known. The calculation is done using one solution to Einstein's equations of general relativity called the equation of Tolman-Oppenheimer-Volkoff. From here the moment of inertia of neutron stars can also be calculated. Currently, experimental observations began geared to measure the moment of inertia of neutron stars. The problem is: equation of state of matter that extreme-meeting is not known with certainty and the scientists can only rely on mathematical models.
Fortunately, experimental super-meeting materials can be done on the earth's surface through ion-heavy ion collisions, such as those conducted by physicists at the GSI Darmstadt, Germany, and at RHIC Brookhaven, USA. The results of this experiment can be used to improve models of equation of state before, so the observation of neutron stars can give accurate information about the mass density at the center of neutron stars. Eventually scientists will be able to predict accurately what is happening there and in the neutron star.
 

Wednesday, July 20, 2011

Dakwah

Artikel ini adalah bagian dari seri Islam
Allah-eser-green.png
Rasul

Nabi Muhammad SAW
.
Kitab Suci

Al-Qur'an
.
Rukun Islam
1. Syahadat · 2. Salat · 3. Puasa
4. Zakat · 5. Haji
Rukun Iman
Iman kepada : 1. Allah
2. Malaikat · 3. Al-Qur'an ·4. Nabi
5. Hari Akhir · 6. Qada & Qadar
Tokoh Islam
Muhammad SAW
Nabi & Rasul · Sahabat
Ahlul Bait
Kota Suci
Mekkah · & · Madinah
Kota suci lainnya
Yerusalem · Najaf · Karbala
Kufah · Kazimain
Mashhad ·Istanbul · Ghadir Khum
Hari Raya
Idul Fitri · & · Idul Adha
Hari besar lainnya
Isra dan Mi'raj · Maulid Nabi
Asyura
Arsitektur
Masjid ·Menara ·Mihrab
Ka'bah · Arsitektur Islam
Jabatan Fungsional
Khalifah ·Ulama ·Muadzin
Imam·Mullah·Ayatullah · Mufti
Hukum Islam
Al-Qur'an ·Hadist
Sunnah · Fiqih · Fatwa
Syariat · Ijtihad
Manhaj
Salafush Shalih
Mazhab
1. Sunni :
Hanafi ·Hambali
Maliki ·Syafi'i
2. Syi'ah :
Dua Belas Imam
Ismailiyah·Zaidiyah
3. Lain-lain :
Ibadi · Khawarij
Murji'ah·Mu'taziliyah
Lihat Pula
Portal Islam
Indeks mengenai Islam
Dakwah adalah kegiatan yang bersifat menyeru, mengajak dan memanggil orang untuk beriman dan taat kepada Allah Subhaanahu wa ta'ala sesuai dengan garis aqidah, syari'at dan akhlak Islam. Kata dakwah merupakan masdar (kata benda) dari kata kerja da'a yad'u yang berarti panggilan, seruan atau ajakan.
Kata dakwah sering dirangkaikan dengan kata "Ilmu" dan kata "Islam", sehingga menjadi "Ilmu dakwah" dan Ilmu Islam" atau ad-dakwah al-Islamiyah.

Ilmu Dakwah

Ilmu dakwah adalah suatu ilmu yang berisi cara-cara dan tuntunan untuk menarik perhatian orang lain supaya menganut, mengikuti, menyetujui atau melaksanakan suatu ideologi, agama, pendapat atau pekerjaan tertentu. Orang yang menyampaikan dakwah disebut "Da'i" sedangkan yang menjadi obyek dakwah disebut "Mad'u". Setiap Muslim yang menjalankan fungsi dakwah Islam adalah "Da'i".

Tujuan utama dakwah

Tujuan utama dakwah ialah mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup di dunia dan di akhirat yang diridai oleh Allah. Nabi Muhammad SAW mencontohkan dakwah kepada umatnya dengan berbagai cara melalui lisan, tulisan dan perbuatan. Dimulai dari istrinya, keluarganya, dan teman-teman karibnya hingga raja-raja yang berkuasa pada saat itu. Di antara raja-raja yang mendapat surat atau risalah Nabi SAW adalah kaisar Heraklius dari Byzantium, Mukaukis dari Mesir, Kisra dari Persia (Iran) dan Raja Najasyi dari Habasyah (Ethiopia).

Fiqhud-dakwah

Ilmu yang memahami aspek hukum dan tatacara yang berkaitan dengan dakwah, sehingga para muballigh bukan saja paham tentang kebenaran Islam akan tetapi mereka juga didukung oleh kemampuan yang baik dalam menyampaikan Risalah al Islamiyah.

Dakwah Fardiah

Dakwah Fardiah merupakan metode dakwah yang dilakukan seseorang kepada orang lain (satu orang) atau kepada beberapa orang dalam jumlah yang kecil dan terbatas. Biasanya dakwah fardiah terjadi tanpa persiapan yang matang dan tersusun secara tertib. Termasuk kategori dakwah seperti ini adalah menasihati teman sekerja, teguran, anjuran memberi contoh. Termasuk dalam hal ini pada saat mengunjungi orang sakit, pada waktu ada acara tahniah (ucapan selamat), dan pada waktu upacara kelahiran (tasmiyah).

Dakwah Ammah

Dakwah Ammah merupakan jenis dakwah yang dilakukan oleh seseorang dengan media lisan yang ditujukan kepada orang banyak dengan maksud menanamkan pengaruh kepada mereka. Media yang dipakai biasanya berbentuk khotbah (pidato).
Dakwah Ammah ini kalau ditinjau dari segi subyeknya, ada yang dilakukan oleh perorangan dan ada yang dilakukan oleh organisasi tertentu yang berkecimpung dalam soal-doal dakwah.

Dakwah bil-Lisan

Dakwah jenis ini adalah penyampaian informasi atau pesan dakwah melalui lisan (ceramah atau komunikasi langsung antara subyek dan obyek dakwah). dakwah jenis ini akan menjadi efektif bila: disampaikan berkaitan dengan hari ibadah seperti khutbah Jumat atau khutbah hari Raya, kajian yang disampaikan menyangkut ibadah praktis, konteks sajian terprogram, disampaikan dengan metode dialog dengan hadirin.

Dakwah bil-Haal

Dakwah bil al-Hal adalah dakwah yang mengedepankan perbuatan nyata. Hal ini dimaksudkan agar si penerima dakwah (al-Mad'ulah) mengikuti jejak dan hal ikhwal si Da'i (juru dakwah). Dakwah jenis ini mempunyai pengaruh yang besar pada diri penerima dakwah.
Pada saat pertama kali Rasulullah Saw tiba di kota Madinah, beliau mencontohkan Dakwah bil-Haal ini dengan mendirikan Masjid Quba, dan mempersatukan kaum Anshor dan kaum Muhajirin dalam ikatan ukhuwah Islamiyah.

Dakwah bit-Tadwin

Memasuki zaman global seperti saat sekarang ini, pola dakwah bit at-Tadwin (dakwah melalui tulisan) baik dengan menerbitkan kitab-kitab, buku, majalah, internet, koran, dan tulisan-tulisan yang mengandung pesan dakwah sangat penting dan efektif.
Keuntungan lain dari dakwah model ini tidak menjadi musnah meskipun sang dai, atau penulisnya sudah wafat. Menyangkut dakwah bit-Tadwim ini Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya tinta para ulama adalah lebih baik dari darahnya para syuhada".

Dakwah bil Hikmah

Dakwah bil Hikmah Yakni menyampaikan dakwah dengan cara yang arif bijaksana, yaitu melakukan pendekatan sedemikian rupa sehingga pihak obyek dakwah mampu melaksanakan dakwah atas kemauannya sendiri, tidak merasa ada paksaan, tekanan maupun konflik. Dengan kata lain dakwah bi al-hikmah merupakan suatu metode pendekatan komunikasi dakwah yang dilakukan atas dasar persuasif.
Dalam kitab al-Hikmah fi al dakwah Ilallah ta'ala oleh Said bin Ali bin wahif al-Qathani diuraikan lebih jelas tentang pengertian al-Hikmah, antara lain:
Menurut bahasa:
  • adil, ilmu, sabar, kenabian, Al-Qur'an dan Injil
  • memperbaiki (membuat manjadi lebih baik atau pas) dan terhindar dari kerusakan
  • ungkapan untuk mengetahui sesuatu yang utama dengan ilmu yang utama
  • obyek kebenaran(al-haq) yang didapat melalui ilmu dan akal
  • pengetahuan atau ma'rifat.
Menurut istilah Syar'i:
  • valid dalam perkataan dan perbuatan, mengetahui yang benar dan mengamalkannya, wara' dalam Dinullah, meletakkan sesuatu pada tempatnya dan menjawab dengan tegas dan tepat.

Tuesday, July 19, 2011

keajaiban angka 9

semua bilangan kecuali 0 dan tidak real jika dikalikan 9 dan hasilnya ditambahkan pasti kembali sama dengan 9..keren ya..

1x9=9
9x2=18=1+8=9
9x3=27=2+7=9
9x4=36=3+6=9
9x5=45=4+5=9
9x6=54=5+4=9
9x7=63=6+3=9
9x8=72=7+2=9
9x9=81=1+8=9
mau dikalikan dengan beribu-ribu digitpun.....bakalan kembali ke 9 lagi...wow amazing....wonderfull...
 lihatlah angka 9 diatas....semua kembali kepada jati dirinya semula, yaitu:9
dari hal tersebut dapat diambil suatu pelajaran bahwa seseorang yang sudah dekat atau bahkan selalu bersama Allah sebagai Dzat yang maha Besar (al-Kabir) kemana saja ia pergi, ia akan selalu ingat pada jati diri semula. seorang beriman yang dalam batinnya telah "bersemayam" al -Kabiir, maka kemana pun ia pergi dan dimana pun ia berada, ia tidak pernah kesepian, tidak pernah gundah, dan tidak pernah risau. ia tidak pernah putus asa, juga tidak pernah mengeluh.
bahkan sebaliknya ia selalu berguna dan bermanfaat bagi manusia sekelilingnya. bagi keluarga, bagi saudara, bagi teman sejawat, bagi tetangga, bagi bangsa, maupun bagi manusia.

seseorang yang selalu dekat Allah  dan selalu bersama-Nya, akan memiliki jiwa besar. ia akan selalu kembali kepd Allah SWT dalam setiap persoalan yang dihadapi. sebagai seorang pemimpin ataukah hamba biasa, sebagai pedagang ataukah sebgai seorang ilmuan. semua persoalan hidup ia kerjakan karena Allah, untuk Allah. bahkan , ia punya pendirian bahwa semua yang ada ini pada hakikatnya milik Allah semata. karena itu, semua persoalan hidup ia sandarkan kepada Allah rabbul'alamin saja

dengan memahami karakteristik bilangan 9, insyaAllah kita akan merasa betapa kecil diri kita ini. yang besar hanyalah Allah. kebanyakan manusia belum mampu melihat jati dirinya pada stiap kesempatan dan waktu. padahal, keadaan itu telah dicontohkan oleh bilangan 9 yang begitu istiqamah dan konsisten terhdp kondisi apapun. betapa Allah yang maha Besar tersebut, dia tetap mempunyai kepedulian yang sangat tinggi terhadap hamba-NYa. dia selalu mengingatkan hamba-Nya bahwa Dia sangat dekat dengan manusia, sehingga setiap saat seolah2 dia menyeru kepada manusia

" ingatlah hai manusia , aku selalu berada didekatmu, dan ingat pula akan jati dirimu, sebenarnya kalian tidak punya apa-apa, bahkan nyawamupun dalam genggaman-Ku,,maka mana janjimu yang stiap shalat , ibadah, hidup dan mati mu hanyalah untuk_Ku semata???? mana khusyukmu dalam kehidupan ini, seperti ketika engkau khusuk menyebut nama-Ku dengan kalimat Allahuakbar di dalam shalatmu


referensi: bertemu Allah tidak harus di syurga by taufik djafri

Tuesday, July 12, 2011

Materi 4 amal jama’i (metode, ceramah, diskusi , games simulasi)

Suatu ketika belkalperkalanan telah berkurang sehingga para sahabat menemui nabi saw dan meminta ijin untuk menyembelih unta-unta mereka. nabi saw mengijinkannya. Umar bertemu dengan mereka dan menceritakan persoalan itu kepadanya. Umar berkata, “bagaimana kalian bertahan hidup bila unta-unta kalian disembelih?” kemudian umar menemui rasulullah saw dan berkata “yarasulallaoh, bagaimana mereka bertahand hidup setelah unta-unta mereka disembelih?” rasulalllah lalu memberi umar perintah “ panggil mereka dan kumpulkan semua bekal makanan mereka yang masih terisisa.” Dan selimutpun dihamparkan lalu semua bekal perjalanan yang tersisa dikumpulkan diatasnya. Rasulullah saw berdiri memohon kepada Allah agar diberkahi makanan mereka, setelah itu beliau menyuruh semua orang membwa peralatan makan mereka untuk mengambil bagian makan mreka secukupnya dan ternyata makanan itu mencukupi untuk semua. Subhanallah. Setelah itu rasulullah saw bersabda “aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah utusan Allah” (diriwayatkan oleh salamah bin akwa ra)
Inilah contoh bagaimana suatu persoalan yang pelik tetapi ketika ditangani dengan amal jama’i dan saling tolong menolong  maka terbukalah jalan keluar. “sesungguhnya allah menyukai orang-orang yang berperang seperti suatu bangunan yang terususun kokoh.” (asshaaf : 4)
Amal jama’i yakni melakukan kegiatan yang dilakukan secara colektif (bersama) dimana anggota bekerja secara sinergi sehingga terbentuk tim yang tangguh untuk mencapai tujuan bersama.
Tips untuk beramal jama’i
1.     Kenali diri dan arit diri (who am i)
Anda punya jari? Kemampuan jari anda akan dapat mengangkat beban yang berat sampai puluhan kilo bila jari itu bergabung, bersinergi dan saling menyatukan kekuatan dengan tangan dan anggota tubuh lainnya. Namun bila hanya satu jari digunakan untuk mengangkat beban niscaya dia tidak akan mampu mengangkatnya. Intinya bahwa kekuatan jama’i itu terletak pada bergabung dan bersinerginya seluruh potensi dankekuatan yang ada baik dalam kerja-kerja dakwah ataupun yang lainnya. Anda pernah melihat perilaku semut yang mampu membawa beban yang lebih besar dari badannya? Dan coba anda perhatikan bahwa ternyata semut-semut itu selalu bersama-sama mengangkat beban yang berat.
2.     Sabar dalam kebersamaan
Rihlah tujuan bersama, hindari tuijuan individu atau mencari keuntungan pribadi yang mengorbankan tujuan bersama. Target amal jama’i akan gagal jika masing-masing individu disibukkan oleh targetan-targetan individu. Jika terjadi ketidak setujuan dengan teman anda dalam beramal jama’i , sampaikanlah dengan cara yang baik jangan ada niatan untuk membangkang atau menyimpang. Sikap seperti ini tidak akan menguntungkan baik secara pribadi maupun jama’ah. Kondisi seperti ini sebenarnya mrupakan peluang untuk melatih diri berinteraksi dengan orang yang berbeda dengan anda. Hindarkan untuk saling tuding dan melempar tanggung jawab sebab hal ini akan melemahkan kekuatan kelompok dan pada gilirannya faktor inilah yang akan memicu perpecahan kelompok. Untuk itu, fokuskkan perhatian anda pada kerjanya atau programnya, sebab pada dasarnya amanah merelaisasikan program organisasi adalah tugas bersama, bukan tugas individu.
3.     Proaktif –kontributif
Maksud proaktif –kontributif disni adalah proaktif dan kontribusi terhadap program-program kelompok. Katakan “what can i do for you” janga “what will i get from this work”. Orang yang proaktif adalah orang yang ingin maju, punya semangat dan orang yang punya peluang untuk dapat beramal jama’i. Anda datang kepada teman anda dengan tubuh yang penuh semangat, dan terlihat oleh teman anda maka insya Allah semngat anda akan menular kepada teman anda. Sebaliknya bagi orang yang memiliki keinginan individu lebih dominan, lambat laun keinginan pribadi anda akan terasa oleh teman anda sehingga kerja-kerja jama’i anda akan punya masalah.
4.     Apresiasi sukses bersama\
Apresiasikan kesuksesan kelompok anda sekecil apapun. Hal ini akan membangkitkan energi positif  yang kemudian akan memancing semangat untuk mengerjakan sesuatu yang lebih besar dan berat. Kadangkala motivasi seseoarang akan terbit tatkala merakan atau melihat kesuksesan orang lain. Ingatlah Allah pun menghimbau untuk menyebut-nyebut nikmat-Nya “dan terhdap nikmat tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebut nya (dengan bersyukur).” Untuk itu, ungkapkanlah kata-kata pujian atas keberhasilan kelompok anda seperti subhanallah, bagus, alhamdulillah kita sudah mencapai prestasi ini. Sebagai bentuk apresiasi yang lain yakni mengadakan syukuran sukses bersama.
5.     Terbuka.
Jadilah orang yang terbuka diri untuk menerima berbagai masukan atau kritikan, sebab kebaikan dan kesuksesan akan kita peroleh secara bertahap. Setiap tahap biasanya terbuka peluang salah.  Perbaikan kesalahan baik yang disadari secara spontan maupun yang tanpa disadari lewat teguran atau masukan dari orang lain merupakan gejala menuju kebaikan dan keistimewaan. Belajarlah dari Abu Dzar al-Ghifari karena ia pernah meminta nasihat kepada rasulullah saw, “nasehatilah aku ya rasulullah....” begitu pintanya. Hal yang tidak kalah penting yakni jangan menyalahkan diri sendiri ketika menjadi penyebab ketidaksuksesan dalam kerja kelompok, tapi jadikanlah kesalahan diri anda untuk mengetahui dimana anda harus memperbaiki diri.
6.     Memperbarui keimanan
Keimanan akan memberikan semangat yang melanggengkan amal jama’i. Iman yang lemah rentan terhadap lurusnya motivasi (niat). Bisa saja ditengah-tengah amal jama’i terjadi perubahan orientasi menjadi orientasi pribadi. Al imanu yazidu wayanqush, fayujadidu bi laa ilaha illa Allah ( iman itu naik dan turun, maka perbaruilah ia dengan laa ilaha illa Allah).

Dalam konteks dakwah, harus dipahami bahwa dakwah adalah sebuah sistem dimana amal jama’i lebih efektif dibandingkan dengan dakwah fardhiyah yang dilakukan perseorangan tanpa terkoordinasi  dengan baik. Untuk menuju kearah sistem amal jama’i yang baik diperlukan penyamanan visi besar. Beban dakwah ini terlalu berat jika dipikul seorang diri. Disinilah terasa pentingnya kebersamaan dalam memikul amanah dakwah, pentingnya partner dalam melaksanakan kerja di jalan dakwah. Bahkan sebenarnya, kebersamaan itu menjadi fitrah manusia pada umumnya apalagi para du’at yang lapangan kerjanya tidak terbatas.

Rasulallah saw menumbuhkan ruh jama’ah para sahabatnya sejak periode pertama dakwah dengan terbiyah di rumah Arqam bin Abil Arqam. Penataan gerak dilakukan bersama-sama dalam suatu kondisi yang rapi. Sejak dini rasulullah saw telah memberikan keteladanan bagaimana memulai langkah awal di medan dakwah. Ukhuwah mendapatkan porsi yang penting dalam rangka mewujudkan amal jama’i ini.

Adapun indikator amal jama’i dapat terlihat dari beberapa aspek berikut
1.     Menyakini hasil kerja sama lebih baik dari pada hasil kerja sendirian, sehingga keberhasilan hasil kerja bersama dapat melipatgandakan fungsi hasil tersebut.
2.     Menyakini proses kerja bersama lebih menguntungkan dari hasil kerja sendirian. Karena proses kerja bersama membuat seluruh potensi dan kompetensi berkembang dan berguna.
3.     Mengetahui tujuan bersama. Walaupun kemungkinan untuk berprestasi sendirian ada kesempatan, namun lebih diprioritaskan untuk mengangkat kompetensi kelompok.
4.     Memberikan kontribusi kerja pada kelompok. What can i do for dakwah? Proaktif bukan sekedar menjadi pelengkap kelompok sehingga menunggu diprogram atau diberi tugas.
5.     Mencintai anggota kelompok karena Allah.
6.     Menerima kekurangan anggota lainnya. Memaklumi bahwa pada dasarnya setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga dengan berkelompok akan saling menutupi kekurangan saudaranya.
7.     Menerima hasil kerja bersama apapun hasilnya. Walaupun hasilnya buruk dia tetap mengakui sebagai hasil kerjanya. Sementara kekurangan hasilnya bukan karena ketidakmamuan dirinya sendiri.
8.     Membuka diri untuk diberikan dan memberikan masukan. Kebaikan dan keistimewaan diperoleh dengan bertahap. Setiap tahap bisanya terbuka peluang salah, sehingga terbuka diri untuk diberi dan memberikan masukan adalah cara terbaik untuk memperbaiki kesalahan.
9.     Bersedia membantu anggota lain meningkatkan kemampuannya dalam  mencapai tujuan bersama , namun bukan berarti harus mengambil alih pekerjaan anggota lainnya jika dia masih mampu.
10.                       Tidak menyalahkan diri sendiri tatkala terjadi ketidaksuksesan dalam kerja kelompok kita.
11.                     Melakukan evaluasi program bersama, bukan program pribadi dengan menghindari saling tuding dan saling berlepas diri dari hasil evaluasi.