Tuesday, July 12, 2011

Materi 4 amal jama’i (metode, ceramah, diskusi , games simulasi)

Suatu ketika belkalperkalanan telah berkurang sehingga para sahabat menemui nabi saw dan meminta ijin untuk menyembelih unta-unta mereka. nabi saw mengijinkannya. Umar bertemu dengan mereka dan menceritakan persoalan itu kepadanya. Umar berkata, “bagaimana kalian bertahan hidup bila unta-unta kalian disembelih?” kemudian umar menemui rasulullah saw dan berkata “yarasulallaoh, bagaimana mereka bertahand hidup setelah unta-unta mereka disembelih?” rasulalllah lalu memberi umar perintah “ panggil mereka dan kumpulkan semua bekal makanan mereka yang masih terisisa.” Dan selimutpun dihamparkan lalu semua bekal perjalanan yang tersisa dikumpulkan diatasnya. Rasulullah saw berdiri memohon kepada Allah agar diberkahi makanan mereka, setelah itu beliau menyuruh semua orang membwa peralatan makan mereka untuk mengambil bagian makan mreka secukupnya dan ternyata makanan itu mencukupi untuk semua. Subhanallah. Setelah itu rasulullah saw bersabda “aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah utusan Allah” (diriwayatkan oleh salamah bin akwa ra)
Inilah contoh bagaimana suatu persoalan yang pelik tetapi ketika ditangani dengan amal jama’i dan saling tolong menolong  maka terbukalah jalan keluar. “sesungguhnya allah menyukai orang-orang yang berperang seperti suatu bangunan yang terususun kokoh.” (asshaaf : 4)
Amal jama’i yakni melakukan kegiatan yang dilakukan secara colektif (bersama) dimana anggota bekerja secara sinergi sehingga terbentuk tim yang tangguh untuk mencapai tujuan bersama.
Tips untuk beramal jama’i
1.     Kenali diri dan arit diri (who am i)
Anda punya jari? Kemampuan jari anda akan dapat mengangkat beban yang berat sampai puluhan kilo bila jari itu bergabung, bersinergi dan saling menyatukan kekuatan dengan tangan dan anggota tubuh lainnya. Namun bila hanya satu jari digunakan untuk mengangkat beban niscaya dia tidak akan mampu mengangkatnya. Intinya bahwa kekuatan jama’i itu terletak pada bergabung dan bersinerginya seluruh potensi dankekuatan yang ada baik dalam kerja-kerja dakwah ataupun yang lainnya. Anda pernah melihat perilaku semut yang mampu membawa beban yang lebih besar dari badannya? Dan coba anda perhatikan bahwa ternyata semut-semut itu selalu bersama-sama mengangkat beban yang berat.
2.     Sabar dalam kebersamaan
Rihlah tujuan bersama, hindari tuijuan individu atau mencari keuntungan pribadi yang mengorbankan tujuan bersama. Target amal jama’i akan gagal jika masing-masing individu disibukkan oleh targetan-targetan individu. Jika terjadi ketidak setujuan dengan teman anda dalam beramal jama’i , sampaikanlah dengan cara yang baik jangan ada niatan untuk membangkang atau menyimpang. Sikap seperti ini tidak akan menguntungkan baik secara pribadi maupun jama’ah. Kondisi seperti ini sebenarnya mrupakan peluang untuk melatih diri berinteraksi dengan orang yang berbeda dengan anda. Hindarkan untuk saling tuding dan melempar tanggung jawab sebab hal ini akan melemahkan kekuatan kelompok dan pada gilirannya faktor inilah yang akan memicu perpecahan kelompok. Untuk itu, fokuskkan perhatian anda pada kerjanya atau programnya, sebab pada dasarnya amanah merelaisasikan program organisasi adalah tugas bersama, bukan tugas individu.
3.     Proaktif –kontributif
Maksud proaktif –kontributif disni adalah proaktif dan kontribusi terhadap program-program kelompok. Katakan “what can i do for you” janga “what will i get from this work”. Orang yang proaktif adalah orang yang ingin maju, punya semangat dan orang yang punya peluang untuk dapat beramal jama’i. Anda datang kepada teman anda dengan tubuh yang penuh semangat, dan terlihat oleh teman anda maka insya Allah semngat anda akan menular kepada teman anda. Sebaliknya bagi orang yang memiliki keinginan individu lebih dominan, lambat laun keinginan pribadi anda akan terasa oleh teman anda sehingga kerja-kerja jama’i anda akan punya masalah.
4.     Apresiasi sukses bersama\
Apresiasikan kesuksesan kelompok anda sekecil apapun. Hal ini akan membangkitkan energi positif  yang kemudian akan memancing semangat untuk mengerjakan sesuatu yang lebih besar dan berat. Kadangkala motivasi seseoarang akan terbit tatkala merakan atau melihat kesuksesan orang lain. Ingatlah Allah pun menghimbau untuk menyebut-nyebut nikmat-Nya “dan terhdap nikmat tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebut nya (dengan bersyukur).” Untuk itu, ungkapkanlah kata-kata pujian atas keberhasilan kelompok anda seperti subhanallah, bagus, alhamdulillah kita sudah mencapai prestasi ini. Sebagai bentuk apresiasi yang lain yakni mengadakan syukuran sukses bersama.
5.     Terbuka.
Jadilah orang yang terbuka diri untuk menerima berbagai masukan atau kritikan, sebab kebaikan dan kesuksesan akan kita peroleh secara bertahap. Setiap tahap biasanya terbuka peluang salah.  Perbaikan kesalahan baik yang disadari secara spontan maupun yang tanpa disadari lewat teguran atau masukan dari orang lain merupakan gejala menuju kebaikan dan keistimewaan. Belajarlah dari Abu Dzar al-Ghifari karena ia pernah meminta nasihat kepada rasulullah saw, “nasehatilah aku ya rasulullah....” begitu pintanya. Hal yang tidak kalah penting yakni jangan menyalahkan diri sendiri ketika menjadi penyebab ketidaksuksesan dalam kerja kelompok, tapi jadikanlah kesalahan diri anda untuk mengetahui dimana anda harus memperbaiki diri.
6.     Memperbarui keimanan
Keimanan akan memberikan semangat yang melanggengkan amal jama’i. Iman yang lemah rentan terhadap lurusnya motivasi (niat). Bisa saja ditengah-tengah amal jama’i terjadi perubahan orientasi menjadi orientasi pribadi. Al imanu yazidu wayanqush, fayujadidu bi laa ilaha illa Allah ( iman itu naik dan turun, maka perbaruilah ia dengan laa ilaha illa Allah).

Dalam konteks dakwah, harus dipahami bahwa dakwah adalah sebuah sistem dimana amal jama’i lebih efektif dibandingkan dengan dakwah fardhiyah yang dilakukan perseorangan tanpa terkoordinasi  dengan baik. Untuk menuju kearah sistem amal jama’i yang baik diperlukan penyamanan visi besar. Beban dakwah ini terlalu berat jika dipikul seorang diri. Disinilah terasa pentingnya kebersamaan dalam memikul amanah dakwah, pentingnya partner dalam melaksanakan kerja di jalan dakwah. Bahkan sebenarnya, kebersamaan itu menjadi fitrah manusia pada umumnya apalagi para du’at yang lapangan kerjanya tidak terbatas.

Rasulallah saw menumbuhkan ruh jama’ah para sahabatnya sejak periode pertama dakwah dengan terbiyah di rumah Arqam bin Abil Arqam. Penataan gerak dilakukan bersama-sama dalam suatu kondisi yang rapi. Sejak dini rasulullah saw telah memberikan keteladanan bagaimana memulai langkah awal di medan dakwah. Ukhuwah mendapatkan porsi yang penting dalam rangka mewujudkan amal jama’i ini.

Adapun indikator amal jama’i dapat terlihat dari beberapa aspek berikut
1.     Menyakini hasil kerja sama lebih baik dari pada hasil kerja sendirian, sehingga keberhasilan hasil kerja bersama dapat melipatgandakan fungsi hasil tersebut.
2.     Menyakini proses kerja bersama lebih menguntungkan dari hasil kerja sendirian. Karena proses kerja bersama membuat seluruh potensi dan kompetensi berkembang dan berguna.
3.     Mengetahui tujuan bersama. Walaupun kemungkinan untuk berprestasi sendirian ada kesempatan, namun lebih diprioritaskan untuk mengangkat kompetensi kelompok.
4.     Memberikan kontribusi kerja pada kelompok. What can i do for dakwah? Proaktif bukan sekedar menjadi pelengkap kelompok sehingga menunggu diprogram atau diberi tugas.
5.     Mencintai anggota kelompok karena Allah.
6.     Menerima kekurangan anggota lainnya. Memaklumi bahwa pada dasarnya setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga dengan berkelompok akan saling menutupi kekurangan saudaranya.
7.     Menerima hasil kerja bersama apapun hasilnya. Walaupun hasilnya buruk dia tetap mengakui sebagai hasil kerjanya. Sementara kekurangan hasilnya bukan karena ketidakmamuan dirinya sendiri.
8.     Membuka diri untuk diberikan dan memberikan masukan. Kebaikan dan keistimewaan diperoleh dengan bertahap. Setiap tahap bisanya terbuka peluang salah, sehingga terbuka diri untuk diberi dan memberikan masukan adalah cara terbaik untuk memperbaiki kesalahan.
9.     Bersedia membantu anggota lain meningkatkan kemampuannya dalam  mencapai tujuan bersama , namun bukan berarti harus mengambil alih pekerjaan anggota lainnya jika dia masih mampu.
10.                       Tidak menyalahkan diri sendiri tatkala terjadi ketidaksuksesan dalam kerja kelompok kita.
11.                     Melakukan evaluasi program bersama, bukan program pribadi dengan menghindari saling tuding dan saling berlepas diri dari hasil evaluasi.

Thursday, April 21, 2011

kristen + Yahudi vs Islam

Kita semua tahu bahwa ada sebuah konspirasi global yang memang sudah dirancang dan direncanakan untuk menghancurkan islam, konspiransi ini dibentuk setelah adanya perjanjian perdamaian antara kristen dengan yahudi. Mereka sadar kalau sendiri-sendiri tentunya mereka tidak akan berhasil, oleh karenanya mereka harus bekerjasama untuk bisa menghancurkan islam. Salah satu awal keberhasilan mereka adalah dengan berhasil direbut kota QUDUS di Yerussalem, inilah awal keberhasilan kristen dan awal kebahagiaan Yahudi, karena inilah titik awal mereka mulai menjajah Palestina untuk memperluas daerah kekuasaannya.
Kenapa harus islam???
Bukti hebatnya islam adalah mampu berdiri kokoh ditengah badai serangan yahudi dan kristen. Padahal semua lawan mereka berhasil di kalahkan. Kita ingat bagaimana unisoviet dengan ideologi komunisnya berhasil dihancurkan, jerman dengan Nazinya berhasil ditumbangkan. Tapi bingungnya hanya islamlah satu-satunya yang tidak bisa diberantas tuntas. Ada beberapa hal yang menjadikan islam sebagai target utama penghancuran, salah satunya adalah penghalang imperialisme yahudi dan kristen, islam jugalah satu-satunya penghalang penyebaran agama kristen di dunia berikut beberapa komentar para misionaris dan zionis mengenai bahaya islam.
1.     Ashia bouman, dalam majalah ‘Alamul islamy attabsyiriah menulis:
“kekuatan yang selalu menghantui dunia barat adalah islam, alasannya yaitu sejak pertama kali islam muncul di kota mekkah jumlah pengikutnya tidak pernah berkurang, kemudian karena salah satu sendi ajarannya adalah mengenai Jihad dijalan Allah”
2.     More borger, menulis:
“ketakutan dan perhatian kita yang sungguh-sungguh kepada bangsa arab, bukan karena adanya kekayaan banyak pada bangsa tersebut, tetapi karena islam....”
3.     Gardeneir, seorang orientalis berkata:
“kekuatan yang tersembunyi dalam islam itu sendiri yang membuat eropa ketakutan”.
4.     Hanoutou, menteri luar negeri prancis mengatakan:
“sekalipun kita menang dan menguasai umat islam, tetapi selalu ada bahaya yang muncul , karena tekanan dan penderitaan yang dialami mereka. Sebab keinginan dan semangat mereka tidak akan pernah kita padamkan”.
Yang perlu saudara ketahui, ada dua hal yang sangat di takuti oleh orang yahudi dan kristen dari islam. Pertama mereka sangat takut kalau islam bisa bersatu lagi dibawah naungan daulah khilafah islamiyah atau mereka biasa menyebutnya imperium arab. Kemudian yang kedua mereka takuti adalah kembalinya semangat jihad pada umat islam, karena sudah banyak pengalaman pahit  yang mereka alami akibat jihad dari umat islam. Contohnya adalah bagaimana pengalaman pahit mereka ketika berlangsungnya perang salib.
Saudara tentunya ingat bagaimana penyerbuan pertama yang mereka lakukan dibawah pimpinan petrus dan kawan-kawan pasukan kristen maju ke medan pertempuran dengan semangat fanatisme agama yang membabi buta yang melibatkan seluruh eropa. Yang pada akhirnya mereka harus berakhir dengan menyedihkan, tidak kuran dari 300000 pasukan salib mati terbunuh. Selama 2 abad mereka menabuh genderang perang terhadap umat islam, seluruh kekuatan  dari eropa di kerahkan untuk menghancurkan umat islam. Yang pada akhirnya banyak dari mereka yang putus asa lantaran tidak bisa memadamkan semangat jihad kaum muslimin, semakin tertindas justru umat islam semakin banyak dan semangat jihda yang berkobar di dada mereka semakin tinggi.
Itulah yang ditakutkan dari kita umat islam, bersatu dan tumbuhnya kembali semagat jihad yang kita miliki. Ada cukup bukti untuk itu semua, antara pernyataan missionaris lawrence Brown yang mengatakan:
“bila umat islam bersatu dibawah imperium arab, bisa menjadi kekuatan berbahaya. Tetapi kalau mereka tetap terpecah belah, maka tidak akan ada pengaruhnya apa-apa. Untuk itulah dunia arab dan islam harus tetap di usahakan agar tetap dalam perpecahan”.
Arnold Toynbe pernah menulis dalam bukunya “al islam wal gharbu wal istiqba”:
“persatuan umat islam sedang tidur, tetapi kita harus punya perhitungan bahwa orang yang tidur itu akan bangun”.
Ada subuah ringkasan dialog menarik yang harus saudara baca yang dikutib dari buku dendam barat dan yahudi terhadap islam halaman 43, sebagai berikut:
Seorang perwira arab yang menjadi tawanan yahudi pada tahun 1948, dipanggil oleh komandan tentara yahudi ke kantornya sebelum dibebaskan
Perwira tinggi mesir itu bertanya: “mengapa kalian tidak menyerbu desa shuwr bahr saja? Padahal desa itu dekat dengan kota qudus”.
Ialu komandan yahudi menjawab: “saya akan jawab terus terang. Kami tidak menyerbu shuwr bahr, karena disana ada potensi besar orang-orang islam fanatik”.
Perwira mesir tersebut bingung lalu melanjutkan pertanyaannya:”tetapi mengapa kalian justru menyerbu tempat-tempat lain yang kekuatannya jauh lebih besar dan kondisinya lebih sulit?”
Lalu komandan itu menjawab :”apa yang anda katakan itu benar, tetapi bagi kami orang-orang islam fanatik taat itu berbeda dengan para prajurit perang yang teratur rapi. Bagi orang-orang islam itu perang bukanlah merupakan suatu tugas yang dijalankan karena adanya satu tugas atas mereka. Bagi mereka perang merupakan suatu kecintaan yang menarik. Kecintaan perang agama bagi mereka sama seperti prajurit-prajurit kami yang berperang demi keimanan yang mendalam untum membela israel. Tetapi masih ada perbedaan jauh antara prajurit kami dengan orang islam fanatik itu. Kalau kami membela israel tempat kami hidup. Sedang prajurit muslim yang fanatik itu berperang untuk mati syahid, mereka menyongsong maut dengen penuh kerinduan seperti orang gila. Mereka maju ke medan perang seperti orang yang kesetanan. Memerangi orang-orang seperti ini sama seperti masuk ke hutan yang penuh dengan binatang buas. Kami tidak ingin menanggung resiko seperti itu. Selain itu, menyerang mereka akan mengundang simpatik dari daerah-daerah lainnya untuk menyerbu kami.”
Bersambung...................
Sumber: alhadid, yusuf ismail.2008. Menghalau Missionaris dan misi sucinya mengkristenkan dunia. Yogyakarta: Pustaka Fahira.

Saturday, February 19, 2011

MENGUAK SESATNYA AHMADIYAH

Sejarah Munculnya Aliran Ahmadiyah 

Aliran ini sekarang kembali banyak diberitakan terkait keluarnya surat rekomendasi dari badan PAKEM nasional, yang merekomendasikan kepada pemerintah untuk membubarkan aliran ini. Karena dinilai sudah melanggar 12 kesepakatan bersama, yang salah satunya adalah melarang aliran Ahmadiyah melakukan aktivitasnya di depan umum. Meskipun aliran ini memang terbukti sesat, namun sulit membubarkannya, karena di backup oleh Negara-negara kuat, salah satunya adalah Inggris. Dan bagi orang awam akan cukup sulit membedakan ajaran mereka dengan ajaran Islam yang sebenarnya. Karena di awal merekrut anggota mereka akan mengatakan Nabi Muhammad juga nabi mereka, dan syahadatnya juga sama. Hanya saja mereka mengatakan/menafsirkan Khatamannabiyyin sebagai nabi termulia, bukan penutup para Nabi dan Rasul.

Sejarah Ahmadiyah tidak lepas dari pendirinya yaitu Mirza Ghulam Ahmad. Seorang pengikut ahmadiyah yang kemudian menjadi khalifah II, Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad menulis riwayat hidup Mirza Ghulam Ahmad. Berikut petikannya:
“Pendiri Jemaat Ahmadiyah bernama Hazrat MIrza Ghulam Ahmad. Nama beliau yang asli hanyalah Ghulam Ahmad. Mirza melambangkan keturunan Moghul (Kerajaan Islam yang pernah ada di India). Kebisaannya adalah suka menggunakan nama Ahmad bagi nama beliau secara ringkas. Maka, waktu menerima bai’at dari orang-orang, beliau hanya memakai nama ahmad. Dalam ilham-ilham, Allah Ta’ala sering memanggil beliau dengan nama Ahmad juga. Hazrat Ahmad lahir pada tanggal 13 februari 1835 M, atau 14 Syawal 1230H, hari jum’at pada waktu sholat subuh, di rumah Mirza Ghulam Murtaza di desa Qadian. Beliau lahir kembar, saat ia lahir, beserta beliau lahir pula seorang anak perempuan yang tidak berapa lama kemudian meninggal. Demikianlah sempurna sudah kabar gaib yang tertera di dalam kitab-kitab agama Islam bahwa Imam Mahdi akan lahir kembar. Qadian terletak 57km sebelah timur kota Lahore, dan 24km kota Amritsar di propinsi Punjab India”.
Lebih jauh perkembangan pergerakan ini ditulis: “Pergerakan jamaah Ahmadiyah dalam islam adalah suatu organisasi keagamaan dengan ruang lingkup internasional yang memiliki cabang di 174 negara tersebar di Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, Australia, dan Eropa. Saat ini jumlah anggotanya di seluruh dunia lebih dari 150 juta orang, dan angkanya terus bertambah dari hari ke hari. Jemaah ini adalah golongan islam yang paling dinamis dalam sejarah era modern. Jamaah ahmadiyah didirikan tahun 1889 oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad ( 1835-1908 ) di qadian, suatu desa didaerah Punjab, India. Beliau mendakwahkan diri sebagai pembaharu (mujadid) yang diharapkan dating di akhir zaman dan beliau adalah seseorang yang ditunggu kedatangannya oleh semua masyarakat beragama (Mahdi dan Al-Masih). Beliau memulai pergerakan ini sebagai perwujudan dari ajaran dan pesan Islam yang sarat dengan kebajikan, perdamaian, persaudaraan, universal dan tunduk patuh pada kehendakNya dalam kemurnian yang sejati. Hazrat Ahmad menyatakan bahwa Islam sebagai agama bagi umat manusia:”Agama orang-orang yang berada di jalan yang lurus”.
Setelah wafatnya pendiri jamaah Ahmadiyah, gerakan ini dipimpin oleh para khalifah:
Khalifah Masih I : Hazrat Maulvi Nuruddin (1908-1914)
Khalifah Masih II : Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad (1914-1965)
Khalifah Masih III : Hazrat Hafiz Nasir Ahmad (1965-1983)
Khalifah Masih IV : Mirza Tahir Ahmad (1983-2003)
Khalifah Masih V : Hazrat Mirza Masroor Ahmad (2003-sekarang).
Kenabian Mirza Ghulam Ahmad
Para pendakwah Ahmadiyah sering mengelak dan berkilah dari konsep kenabian Mirza. Sebab, jika diawal mereka terang-terangan mengakui kenabian Mirza, maka akan mudah lawan-lawan Ahmadiyah menyerangnya dan mengatakannya sesat, diluar Islam, maka aliran ini akan sulit mendapatkan simpati dan pengikut.
Berikut beberapa teks dari buku-buku yang dikarang sendiri oleh Mirza atau pengikut aliran ini, yang menunjukan bahwa Mirza Ghulam Ahmad nabi ataukah manusia biasa:
  1. Dari terjemahan buku Ahmadiyah yang berjudul (The Ahmadiyya Movement in Islam inc.) karangan Louis J. Hamman dari Gettysburg College, terjemahannya direstui oleh Syekh Mubarrak Ahmad, tertulis sebagai berikut: “Bagaimanapun sampai umur 41 tahun (1876) Hazrat Ahmad mulai menerima banyak wahyu yang akan membawanya pada keyakinan bahwa didalam pribadinya telah genap datangnya Al-Mahdi. “Setelahnya”, sebagaimana kata Zafrullah Khan, “telah diwahyukan kepadanya bahwa ia juga adalah Al-Masih yang dijanjikan dan benar-benar seorang nabi yang dating seperti yang telah dikabarkan dalam agama-agama utama di dunia “. Ia adalah “juara yang berasal dari Tuhan dengan jubah pakaian semua para Nabi”.
  2. Dalam buku yang juga dikeluarkan oleh jamaah Ahmadiyah berjudul “Perjalanan Mirza Ghulam Ahmad” termuat sebagai berikut:
- Tahun 1876 Hazrat Ahmad berusia kurang lebih 40 tahun ketika ayah beliau sakit, dan penyakitnya tidaklah begitu berbahaya. Tetapi Allah menurunkan ilham ini kepada beliau: “Persumpahan demi langit yang merupakan sumber takdir, dan demi peristiwa yang akan terjadi setelah tenggelamnya matahari pada hari ini”.
Tiba-tiba saya rasakan seperti tidur dan menerima ilham yang kedua: “Apakah Allah tidak cukup bagi HambaNya?”
- Di dalam buku itu, Hazrat Ahmad juga mencantumkan beberapa ilham yang beliau terima, sebagian diantaranya kami paparkan disini supaya terlihat bukti-bukti kebenarannya: “Seorang nabi telah datang ke dunia, namun dunia tidak menerimanya”.
“Akan datang kepadamu hadiah-hadiah dari tempat-tempat yang jauh dan orang-orang banyak akan datang dari tempat-tempat yang jauh”.
Pendakwaan Diri sebagai Masih Mau’ud
- “Pada tahun 1891 telah terjadi suatu perubahan yang amat besar, yakni Hazrat Ahmad diberi ilham oleh Allah bahwasannya Nabi Isa yang ditunggu-tunggu kedatangannya kedua kali itu telah wafat dan tidak akan datang lagi kedunia ini. Kedatangan nabi Isa kedua adalah orang lain yang akan datang dengan sifat dan cara seperti nabi Isa, yaitu Hazrat Ahmad sendiri orangnya.
  1. Dalam buku yang dikeluarkan oleh jamaah Ahmadiyah yang berjudul: Analisa Tentang Khataman Nabiyyin, dinukil beberapa perkataan Mirza: “Kami beriman bahwa nabi Muhammad berpangkat Khataman dan sesudah beliau tidak akan ada seorangpun terkecuali yang dipelihara oleh faidh dan berkatnya dan sudah dinyatakan oleh janjinya”.
“Sesungguhnya nabi kita(Muhammad) adalah khatamul anbiyaa, sesudah beliau tidak ada seorangpun nabi, terkecuali orang yang diterangi oleh nur beliau dan yang penzahirannya adalah bayangan dari penzahiran beliau”.
Lalu penulis buku itu menyimpulkan: “Yang menjadi perbedaan antara kami jamaah Ahmadiyah dengan golongan Islam lain hanyalah satu, kami percaya bahwa nabi yang dijanjikan sudah datang, yakni Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad”.
  1. Dalam buku Ajaranku yang ditulis oleh Mirza sendiri termuat: “Aku sekali-kali tidak mengingkari keluhuran Hazrah Isa, sungguhpun kepadaku Tuhan mengabarkan bahwa Masih Muhammadi berkedudukan lebih tinggi dari Masih Musawi, akan tetapi aku memberi penghormatan yang sangat tinggi terhadap Masih ibnu Maryam, oleh sebab dalam segi kerohanian aku adalah Khatamul Khulafa di dalam Islam, seperti halnya Masih ibnu Maryam adalah Khatamul Khulafa di dalam silsilah Israil. Dalam Syariah Musa, Isa ibnu Maryam adalah Masih Mau’ud, sedangkan di dalam syariah Muhammad SAW akulah Masih Mau’ud. Oleh karena itu aku menghormati beliau sebagai rekanku, dan barang siapa yang mengatakan bahwa aku tidak menghormati beliau, dialah seorang pembuat onar dan seorang pendusta besar”.

Tuesday, February 15, 2011

STRATEGI DAKWAH KEPADA NON MUSLIM

By: Yorry Yonathan Foortse
Kenapa kita perlu berdakwah kepada mereka??
1.      Islam tidak pernah disampaikan kepada non muslim
Kebanyakan para muslimin berpendapat bahwa: “untuk apa dakwah kepada orang kristen, kalau umat islam sendiri saja belum pernah akhlaknya.” Sedang di tubuh kristen sendiri ada pendapat yang terbalik. “baik buruknya orang kristen bukan masalah, yang terpenting adalah bagaimana pengikut yesus bisa bertambah.”
Inilah yang menjadi perbedaan utama antara kita dengan mereka, yang pada akhirnya cabang islam merasa takut kalau membicarakan agama lain, ada yang menganggap itu hal yang tabu, SARA dan takut menyinggung perasaan pemeluk agama lain. Akhirnya jarang sekali ada ustadz yang berani menjelaskan kristen kepada umat islam, apalagi menjelaskan Islam kepada umat islam.
2.      Orang kristen salah dan tersesat dalam memahami Islam
Inilah yang Allah SWT katakan dalam surat Al-Fatihah ayat terakhir, yaitu orang kristen(nasrani) adalah orang yang tersesat dalam memahami Islam. Hal itu disebabkan karena mereka tidak mengerti konsep Islam sesungguhnya, bahkan dalam hal-hal ringan tentang Islam saja mereka salah mengerti, sehingga mereka terus-menerus membuat manuver-manuver baru agar kekuatan prisnsip islam, tidak menguasai dan menang dari kekuatan mereka.
Banyak juga dari mereka yang menganggap Islam bersumber dari kuasa roh kegelapan yang membahayakan prinsip mereka. Mereka berprinsip biarlah umat Islam menang secara fisik, namun  kristen unggul dalam bidang pemikiran, kepekaan sosial dan penguasaan ekonomi.
KENAPA KRISTEN TERSESAT DALAM MEMAHAMI ISLAM
Setidaknya ada beberapa faktor:
1.    Mempelajari Islam dari buku-buku orientalis
Paradigma yang keliru terhadap islam diperparah lagi dengan tingginya kepercayaan orang kristen terhadap buku-buku sarjana barat (orientalis) yang mengkaji Islam hanya sebatas pada kulitnya saja. Sehingga lengkaplah bagi mereka bahwa Islam adalah momok yang menakutkan, menjijikkan, berbahaya, yang bersumber dari kuasa roh kegelapan, sebagai contoh:
a.    Buku Islamic Invation: karangan orientalis Robert Moorey, yang salah satu pernyataan dalam bukunya mengatakan Muhammad adalah orang yang mengidap penyakit ayan. Karena dalam sejarah Islam dikatakan ketika Muhammad mendapat wahyu tubuhnya bergetar.
b.    Martin Luther: pendiri dan penggagas Gereja Protestan
“jika engkau disebut nabi, siapakah orang bodoh yang tak tau adat seperti itu? Bila semangat kedustaan telah mengusai Muhammad dan setan telah membunuh jiwa manusia dengan Al-Qur’annya dan menghancurkan iman kristiani, dia harus terus mengangkat pedang dan mulai membunuh tubuh-tubuh mereka.” (dalam Theodore Bachman ed. Luther Work 35- Pilladelphia Muklenberg Press-1960)
c.       Thomas Aquinas,Theolog Magisterial Katolik.
ia mencampuradukkan kebenaran yang diajarkannya dengan banyak dongeng dan doktrin palsu....mereka mempercayainya adalah orang-orang yang butral dan pengelana gurun, yang sama sekali tidak mengenal tuhan. Lewat mereka Muhammad menekan orang lain untuk menjadi pengikutnya dengan kekerasan senjatanya. Muhammad membujuk oran lewat janji-janji kenikmatan jasadiah, yaitu tujuan dari nafsu-nafsu seksual.”(Aquinas, summa contra gentiles).
d.       Marius Baar, seorang inissionaries.
Muhammad sebagai anti virus kristus dan pemuja setan”. (Marius Baar, The Unholy war-Nashville: Nelson-1980)
2.    Brigade Mental
Orang kristen tersesat dalam memahami Islam disebabkan karena sikap apriori mereka terhadap agama Islam ini. Logikanya, kalau kita sudah benci terhadap sesuatu, akhirnya kitapun segan untuk mendengar atau melihat orang yang sedang membahas sesuatu yang kita benci itu. Bahkan kita lebih senang mendengar orang lain yang juga benci terhadap objek yang sama, inilah barangkali gambaran tersesatnya orang kristen dalam memahami Islam.
Konsep brigade mental inilah untuk pertama kalinya menjadi senjata yang ampuh, yang membuat orang kristen seluruh dunia membenci Islam dan orang yang memeluknya, bahkan mereka bangkit bukan Cuma memusuhi islam, lebih jauh akhirnya mereka berani menabuh genderang perang dengan kita.
Konsep ini di gagas pertama kali oleh Paus (pope) Urgan II yang telah melahirkan perang salib berkepanjangan. Konsep brigade mental  ini adalah dengan menyebarkan opini-opini yang menjelekkan Islam kepada umat Islam kepada umat kristen pada waktu itu, dengan harapan dapat menyulut api permusuhan umat kristen dan islam.
Dan konsep ini berhasil membakar api permusuhan dalam tubuh kristen terhadapa umat Islam, maka meletuslah perang salib I dimana banyak sekali korban dari pihak kristen sendiri.
Semangat dari brigade mental yang menyulut terjadinya perang salib, ternyata tidak mudah hilang begitu saja. Walaupun para missionaris abad modern salah mencoba gaya baru, yaitu dengan menggunakan orientalis untuk menghancurkan Islam. Tidak bisa dipungkiri lagi para bapak-bapak geraja yang sudah terlanjur menanamkan sifat kebencian terhadap Islam dalam tubuh kristen ini, merasa kesulitan untuk melepaskan kebencian itu sampai sekarang ini.
3.    Menjamurnya sekolah-sekolah missionaris kristen
Inilah yang menjadikan kita perlu berdakwah kepada mereka, karena mereka sudah terlebih dahulu menginjil umat kita. Kalau tidak ada usaha dari kita untuk meredam usaha mereka, berapa banyak lagi orang Islam yang akan menjadi korban pemurtadan.
Sejak ratusan tahun yang lalu orang kristen mulai mendirikan lembaga-lembaga penginjilan untuk memurtadkan umat islam, dan dari tahun mereka selalu membuat strategi yang baru agar dapat mengelabui dan memurtadkan umat islam. Bahkan trend terbaru sekolah misionaris kristen saat ini adalah dengan menggunakan atribut Islam untuk mengelabui dan memurtadkan umat Islam. Sebagai contoh:
a)      ITK (Institute Theologia kalimatullah) sebuah sekolah missionaris kristen pimpinan pdt. Yosias lengkong yang mewajibkan setiap lulusannya bisa membaca al-Qur’an.
b)     STT (sekolah tinggi theologia) Doulos, milik dari Murtaddi KAM Yusuf Roni, yang mewajibkan setiap missionaris wanita menggunakan jilbab, dengan moto “dengan jilbab kami kabarkan injil”. Selain itu di sekolah ini mereka juga mewajibkan setiap mahasiswa untuk menyelsesaikan mata kuliah islamologi sebanyak 20 sks.
c)      Sekolah theokrasi, mikik kristen saksi jehova. Sekolah missionaris ini terbilang sukses mencetak kader-kader  missionaris yang militant dibidangnya, karena mewajibkan  setiap penginjilnya untuk mengijil minimal 2 jam sehari.
d)      Gereja tiberias, geraja terbesar dan terkaya di indonesia memimpin Murtadin Pdt. Yesaya Pariadji. Geraja ini paling sukses membaptis banyak sekali umat islam, karena pimpinan tertingginya saat ini adalah mantan muslim yang mengaku diangkat menjadi imam besar oleh yesus kristus. Motto dari geraja ini adalah: “mempersiapkan jemaat yang kudus, missionaris dan siap ke sorga.”
4.      Mereka sengan mempesiapkan gerakan terbesar di akhir zaman
Saudara tentunya sudah tahu dengan program terbaru orang kristen di tahun 2005 sampai dengan tahun 2020, program besar yang dilakukan  secara serempak oleh orang kristen seluruh dunia. Program ini mereka namakan gerakan transformasi  dan masa penuaian jiwa, dengan target dalam masa itu semakin banyak umat Islam  yang akan murtad dan menjadi pengikut Yesus.
Apa yang menjadikan mereka begitu optimis dengan semua rencana ini, tidak lain adanya kenyakinan yang kuat atas adanya amanat agung tuhan yesus kepada mereka. Mereka menganggap umat Islam adalah domba-domba yang tersesat yang harus diselamatkan. Bagi mereka mati ketika sedang menginjil untuk menyelamatkan domba-domba  yang tersesat adalah kematian sebagai martir ( dalam Islam: Mati syahid), sama seperti kematian paulus.
Dengan kenyakinan itu, kita bisa lihat bagaimana kegigihan mereka dalam menginjil. Walaupun minoritas, mereka terkadang  sangat berani mendatangkan umat Islam bahkan terang-terangan berani menyampaikan kenyakinan mereka di tengah-tengah umat Islam yang mayoritas.
5.      Kristenisasi merasuk kesemua aspek kehidupan kita
Usaha mereka selama ratusan tahun, kegigihan mereka, kesabaran dan kreativitas mereka dalam menginjil kini membuahkan hasil. Dulu ketika orang kristen mencanangkan program imperialisme dan kolonialismenya, banyak dana sudah mereka keluarkan, namun hasil yang mereka dapat sangat sedikit. Oleh karena itu mereka membuat misi-misi baru yang lebih efektif, salah satu antaranya adalah dengan memasuki semua bidang kehidupan kita.
a)      Bidang social:
Umat katolik telah belajar dari kesalahan mereka selama masa perang salib, akhirnya mulailah mereka masuk kepada bidang ini. Dengan motto yesus mengasihi sesama, mereka menutup misinya dengan kegiatan social.
b)     Bidang pendidikan
Keberhasilan dibidang ini dibuktikan dengan ampuhnya senjata sekulerisme mereka, mulailah mereka menggeser kurikulum berbasis Islam dengan kurikulum berbasis sekularisme. Mereka mulai banyak mendirikan berbagai sekolah kristen dan non kristen yang berbasis faham sekularisme ini, yang saat ini hasilnya sangat memuaskan mereka. Berbagai kurikulum pendidikan nasional tidak lagi berbasis agama, melainkan sekular produk mereka.
c)      Bidang kesehatan
Kalau saudara cermati, saat ini banyak sekali berdiri klinik kesehatan dan rumah sakit milik kristen. Ketika orang Islam mengelu dan merasa kecewa dengan berbagai terlalu mahal dan pelayanannya tidak memuaskan, mereka tampil sebagai problem solving bagi sebagian umat islam yang kecewa ini.
d)      Bidang media informasi
Sekarang ini sangat kelihatan sekali bahwa umat islam tidak memiliki pengaruh apa-apa dibidang media informasi. Berbagai media informasi Islam seolah-olah tidak berkulit melihat kecanggihan media informasi kristen yang begitu kompak dan bagus dalam mengemas opini salah tentang Islam.

Masih banyak lagi bidang yang lainnya, yang jelas perbedaan yang sangat mencolok dengan kita adalah siapapun orang kristen, apapun profesi mereka, dimanapun mereka berada selalu saja mereka memanfaatkan kesempatan dan profesi mereka untuk menyebarkan ajaran yesus ini kepada umat Islam.

Berbeda halnya dengan kita umat Islam, yang justru menjadikan Islam sebagai komoditas bisnis demi meraup keuntungan sendiri dan kelompoknya. Entah itu pejabat muslim, pemilik rumah sakit Islam, dokter muslim, partai Islam, Sekolah Islam. Justru semua yang berlabel Islam sekarang ini memiliki image buruk dimata umat sendiri.
Contoh:
Rumah sakit Islam
Terkenal mahal, tidak memperlihatkan nasib orang lemah, pelayanan yang kurang memuaskan, pelayanannya semrawut dan tidak ramah.
Sekolah Islam :
Mahal, bilangannya infaq tetapi ada nominalnya. Sulit sekali mencari dispensasi.
Pejabat islam :
Janjinya muluk-muluk, kalau kampanye pakai peci dan baju koko, tapi setelah jadi pejabat lupa sama agama malahan koruspi.

Apa yang harus kita lakukan??
1.      Dakwah wajib hukumnya
Aktivitas dakwah dalam al-qur’an dibedakan manjadi 2 hal:
a)      Dakwah kepada setiap manusia (kaafatun linnaas) yaitu memberikan kabar gembira dan peringatan (QS saba’:28) dimanapun mereka berada dan kemanapun yang bisa kita jangkau(QS al-An’am:19)
b)     Dakwah menghadapi ahlul kitab (QS Al-ankabuut:46, An Nahl:123-125)
2.      Metode dakwah:
Dengan lisan:
Metode inilah yang paling sering dilakukan oleh kebanyakan kaum muslimin, terkadang kita salah persepsi tentang dakwah ini. Ada anggapan kalau dakwah itu ceramah, kalau sudah bisa ceramah itu sama dengan berdakwah.
Dengan tulisan:
Metode ini pilihan favorit kedua para juru dakwah muslim, semua berambisi, kalau sudah bisa ceramah maka yang kedua adalah menulis. Entah menulis di media massa atau membuat sebuah buku.
Dengan perbuatan (real action)
Inilah pilihan ketiga yang jarang sekali dilirik oleh juru dakwah kita, banyak dari kita yang bisa ceramah, namun tidak bisa berbuat banyak ketika melihat kristenisasi di depan matanya. Banyak dari kita yang pandai menulis, namun tidak mampu merealisasikan tulisannya itu dalam bentuk perbuatan yang nyata.
3.    Misi dakwah
Semua metode dakwah diatas memang tidak ada salahnya , semua baik saja, hanya kebanyakan dari kita kehilangan misi dalam berdakwah. Sehingga Islam yang diajarkan semuanya menjadi tidak jelas, kebanyakan dari kita Cuma pandai mengumpulkan pendapat tetapi jarang yang bisa mencetak kader dakwah yang memiliki misi dakwah mulia kepada non-muslim.
Banyak dari kelompok-kelompok Islam yang memiliki kader dakwah tetapi mis mereka sempit, yaitu Cuma berpikir bagaimana caranya supaya banyak mendapat pengikut kelompoknya sendiri.
Jarang dari kita yang memiliki misi dakwah seperti rasulullah yang bisa mempersatukan semua kekuatan umat Islam untuk bersama-sama menghadapi kaum kafir Dzimmi yang sengaja ingin merusak dan menodai kesucian agama Islam. Banyak dari mubalighah kita yang ciut nyalinya ketika menghadapi orang kristen, dengan alasan tidak menguasai kristen atau ada kalanya yang ciut nyalinya ketika ditakut-takuti dengan isu SARA, takut menyinggung agama lain dan sebagainya: